Skripsi
Implementasi Teknik Rendering V-Ray pada Animasi Tiga Dimensi
bibliografi: hal. 67-68
RINGKASAN
Animasi 3D mampu menyampaikan konsep yang rumit menjadi konsep yang mudah dimengerti. Selain itu teknologi 3D yang ada sekarang sudah lebih realistik dan mirip dengan benda di dunia nyata. Dalam memproduksi suatu film animasi 3D umumya dibagi menjadi tiga tahapan yaitu Pra-Produksi, Produksi, dan Pasca-Produksi dengan tahapan pembuatan animasi tersebut membutuhkan waktu yang lama seperti proses rendering. Proses rendering dapat memakan waktu yang lama untuk render sebuah frame pada animasi tiga dimensi. Semakin detail atau semakin banyak jumlah texture yang digunakan maka semakin banyak pula waktu yang dibutuhkan serta hasil render yang berukuran besar,untuk itu untuk mempercepat proses render menggunakan proses render V-Ray yang memberikan stabilitas tanpa kompromi, interaktivitas, kemudahan penggunaan dan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk itu diterapkan render V-Ray dengan media sebuah animasi 3D yang berjudul “sesendok madu untuk raja lebah” dan hasil testing render V-Ray membutuhkan waktu 23 detik per frame, sedangkan pada V-Ray membutuhkan 19 detik per frame. Hal ini mungkin selisihnya sedikit jika perbandingan untuk satu frame saja, tetapi jika ini diterapkan pada animasi yang total render-nya lebih dari seratus frame akan terlihat waktu yang signifikan perbedaannya.
Kata Kunci : Animasi 3D, Render, V-Ray.
ABSTRACT
3D animation is able to convey complex concepts into easy-to-understand concepts. In addition, the existing 3D technology is more realistic and similar to objects in the real world. In producing a 3D animation film generally divided into three stages, namely Pre-Production, Production, and Post-Production with the stage of making the animation requires a long time such as the rendering process. The rendering process can take a long time to render a frame in three-dimensional animation . The more detail or the more number of textures used, the more time is needed and the results of large rendering, to accelerate the rendering process using the V-Ray rendering process which provides uncompromising stability, interactivity, ease of use and speed that has never been happened before. For this reason, rendering V Ray with a 3-dimensional animation entitled "spoonful of honey for the king of bees" is applied and the V-Ray rendering results require 23 seconds per frame, while in V-Ray it takes 19 seconds per frame. This may be a slight difference if the comparison is for one frame, but if this is applied to the animation, the total rendering of more than one hundred frames will show a significant time difference.
Key Word: 3d Animation, Render, V-Ray
TI1839 | TI 1839 HER i | UPT. PERPUSTAKAAN PUSAT (Rak 1) | Tersedia - No Loan |
Tidak tersedia versi lain