Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama membahas tentang strategi komunikasi, bab dua tentang strategi pemasaran pariwisata, bab tiga tentang model dan strategi kreatif, dan bab yang terakhir bab empat berisi tentang penutup Buku yang merupakan hasil Penelitian ini, telah berhasil mengidentifikasikan indikator-indikator yang terkait dengan strategi pengembangan kepariwisataan di …
bibliografi: hal. 195
Zaman sedang berubah. Disrupsi generasi, disrupsi digital, media sosial, kemunculan model bisnis baru, AI, dan disrupsi pandemi. Denyut perubahan setiap hari kita rasakan. Konsep kerja lama yang selama ini taken for granted terus dihajar dengan pelbagai perubahan yang radikal. Kerja jarak jauh, kerja dari rumah, KPI jadul, kerja dengan bos atau perusahaan/organisasi yang kaku, tidak update, …
bibliografi: hal. 94-96 Saat ini masih dirasakan bahwa sinergi dari upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk mengembangkan pariwisata nasional masih belum berjalan secara optimal, disebabkan masih adanya perbedaan persepsi yang perlu mendapatkan klarifikasi. Selain itu pariwisata lebih banyak terkonsentrasi di destinasi yang dapat dikatakan sudah maju dan memudahkan proses penerimaan a…
Public Relations (PR) pada dasarnya bertumpu pada komunikasi dan relasi. Melalui PR, organisasi berkomunikasi dan menjalin relasi dengan publik-publiknya. Dalam menjalin komunikasi dan relasi dengan publik-publiknya, organisasi memerlukan massa. Karena itu, media relations menjadi bidang penting dalam dunia PR. Ada dua sisi yang hendak dijangkau melalui media relations. Pertama, menjalin hub…
bibliografi: hal. 265-275 glosarium: hal. 276-281 indeks: hal. 282-284 "Buku ini memberikan pemahaman tentang konsep-konsep hakekat pariwisata, dan jenis-jenis pekerjaan yang berkaitan dengan industri pariwisata. Tujuan yang diharapkan pada matakuliah Pengantar Industri Pariwisata ini, yaitu agar mahasiswa memiliki pengetahuan bidang pariwisata dan ruang lingkupnya. Setelah membaca buku…
Timbulnya pergeseran paradigma pembangunan dari growth paradigm, menuju people’s economic paradigm, merupakan pertimbangan yang harus dicermati dalam menghadapi permasalahan Kepariwisataan Nasional. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam pengembangan Kepariwisataan Nasional, adalah kenyataan bahwa mekanisme pasar yang tanpa kontrol dan tanpa kendali dapat memperburuk ekonomi dan ketergantunga…
bibliografi: hal. 57 Interpretasi wisata secara garis besar melibatkan tiga pihak yang berkaitan, yaitu: pengunjung, obyek interpretasi dan media interpretasi. Media interpretasi bukanlah hal utama di dalam kegiatan interpretasi. Pemain utama dalam interpretasi adalah pengunjung dan obyek interpretasi. Media interpretasi berfungsi jika pengunjung kurang atau tidak mampu berkomunikasi dengan …
bibliografi: hal. 72-73 Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama berisi pendahuluan, bab dua membahas tentang pengembangan agrowisata dan komunikasi dua tahap Kabupaten Jember, bab tiga tentang komunikasi dua tahap dengan pengembangan agrowisata, dan yang terakhir bab empat berisi penutup Buku Penelitian ini, berhasil mengidentifikasi permasalahan yang terkait korelasi pengembanga…
bibliografi: hal. 83-84 Buku Media Massa dan Pariwisata Perdesaan | Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama berisi tentang pendahuluan, bab dua membahas tentang pendekatant teoritis, bab tiga tentang media massa dan pengembangan pariwisata perdesaan Karanganyar, Solo; bab empat berisi tentang kesimpulan Radio sebagai media massa terus mengalami perkembangan yang sangat pesat. Di…