Buku Statistika Bagi Peneliti Pendidikan ini merupakan salah satu buku yang wajib dimiliki oleh mahasiswa maupun peneliti pada bidang pendidikan khususnya pendidikan bahasa. Buku yang berisikan cara-cara perhitungan hasil penelitian kuantitatif maupun kualitatif ini, bertujuan untuk memudahkan para pembaca dalam menyelesaikan masalah yang sering dihadapi pada saat melakukan proses pengolahan data.
bibliografi: hal. 277-298 uku ini mencoba untuk mengkaji dan mempertanyakan secara kritis beragam persoalan yang muncul dalam masyarakat digital; mengajak pembaca untuk selalu bertanya dan bersikap kritis terhadap penggunaan media digital dan beragam konten yang tersaji di internet; bersikap kritis terhadap kebebasan dan pilihan pribadi; selalu bertanya apa manfaat dan tujuannya; selalu memili…
Era sekarang ini adalah era strategik yaitu banyak hal dihubungkan ke strategik perusahaan untuk pencapaian tujuan organisasi. Demikian juga dengan sistem teknologi informasi mulai dihubungkan dengan strategi perusahaan untuk dapat digunakan mengimplementasikan strategi supaya strategi yang sudah dipilih dapat mencapai sasaran untuk membawa perusahaan mempunyai keunggulan kompetitif di pasar. …
Endorsement: Buku Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. ini mengungkapkan fenomena politisi dan birokrat dalam berkomunikasi dan bagaimana mereka mengemas strategi untuk mencapai tujuan berpolitik yang sering mengabaikan etika komunikasi. Di tengah banjirnya politisi dan langkanya negarawan, buku ini memberikan inspirasi dan pencerahan. Komunikasi adalah energi bagi tumbuhnya kebaikan dan kemasl…
1. bibliografi: hal. 249-250 2. Dewasa ini, masalah statistik dalam penelitian cenderung diselesaikan dengan menggunakan komputer. Alasannya adalah durasi waktu yang dibutuhkan untuk melakukannya relatif lebih pendek. Dalam kondisi ini, SPSS menjadi solusi yang tepat. Keuntungan utama menggunakan SPSS adalah akurasi hasil penghitungan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan penghitungan man…
indeks: hal. 335-342 Buku ini enak dicerna, bermanfaat, tidak terjerumus dalam penjelasan-penjelasan teoritis dan sangat berbobot. Karena memakai “bahan-bahan pustaka” atau kedalaman analisis, yang dipadukan dengan pengalaman mereka selama bertahun-tahun sebagai wartawan. “Bahan pustaka” itu adalah pengalaman mereka di lapangan pekerjaan mereka. St. Sularto, Wartawan senior Harian Kompas